BECAKKAYUH

Becak berjajar menunggu penumpang, harap rezeki di hari ini, becak cemas hampa, dapur istri hanya air mendidih tanpa beras. Becak melayang, penumpang senang, keringat bercampur bayang sesuap nasi. Becak melaju kencang tanpa penumpang, gemerincing perut lapar , hanya sekilogram beras.Becak menanti , berrebut, dan kadang semrawut, becak digalang truk , dibuang laut. Duhai teman bukankah sama dengan kita makan untuk hidup ,betapa susahnya mendapatkan makan. Beri kesempatan rezeki, teman.Agus w

Tampilkan postingan dengan label KAPAN REZEKI TIBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAPAN REZEKI TIBA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Februari 2013

KALAU SUDAH BEGINI JANGAN MEMBANGUNKANNYA DARI TIDUR KECUALI MAU MEMANFAATKAN JASA BECAK

KALAU SUDAH BEGINI JANGAN MEMBANGUNKANNYA DARI TIDUR KECUALI MAU MEMANFAATKAN JASA BECAK
Diposting oleh Majalah Suluh di 01.58 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: ABANG BECAK, KAPAN REZEKI TIBA, puisi Becak

Rabu, 16 Januari 2013

MEMBACA SAMBIL MENGGU PENUMPANG


Diposting oleh Majalah Suluh di 04.08 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: KAPAN REZEKI TIBA

Senin, 27 Agustus 2012

MENUNGGU PENUMPANG


Diposting oleh Majalah Suluh di 08.25 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: KAPAN REZEKI TIBA
Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2015 (1)
    • ▼  Oktober (1)
      • Siap Mencari Rezeki
  • ►  2014 (5)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2013 (25)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (10)
  • ►  2012 (27)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (14)

Mengenai Saya

Majalah Suluh
Lihat profil lengkapku
Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.